Oase Rohani Bernuansa Betawi

Gereja Katolik di Kampung Sawah dibangun dan dikembangkan menjadi umat Allah yang semakin setia kepada Yesus Kristus sebagai saksi dan utusan-Nya, berbasis budaya Betawi yang terbuka pada keanekaragaman dengan semangat persaudaraan sejati berlandaskan cinta kasih dan pelayanan.

Kalender Liturgi Hari Ini


  Sepangkeng Sejarah

Sepangkeng Kisah Gereja Katolik Kampung Sawah (1)

Alhamdullilah….kira-kira kata itu yang muncul melihat penerbitan buku Sepangkeng Kisah Gereja Katolik Kampung Sawah ini. Rasa syukur dan terima kasih itu lepas dan tulus, keluar secara spontan ...

Selengkapnya »

Sepangkeng Sejarah

Sepangkeng Kisah Gereja Katolik Kampung Sawah (2)

Seluruh jemaat, datanglah. Menuju altar Tuhan Allah. Alunkanlah lagu pujian. Kita puji kebesaranNya. Plak kendang dung plak plak plak kendang nyaring ditepak. Yang mengiring misa semua nyanyi riang…

Selengkapnya »

  Renungan

Renungan 1 Desember 2019: Ajakan Berjaga-Berjaga

Kita diajak untuk berjaga-jaga menunggu. Menunggu siapa? Menunggu kedatangan “Anak Manusia” yang akan datang pada waktu yang tidak terduga. Mengenai kapan waktunya kita tidak tahu. Yang jelas kita diajak untuk berjaga-jaga menunggu ked

Selengkapnya »

  Gogolio

Sejarah Dodol Betawi

Satu hal yang tidak pernah lepas dari perayaan sedekah bumi di Paroki Kampung Sawah adalah tradisi membuat dodol betawi. Namun bagaimana sejarahnya ? Bagaimana pula proses pembuatannya ? Yuk Simak !

Selengkapnya »

Klakson Series (6): Melawan Sakit

Sejak Selasa siang, hingga Rabu hujan tidak berhenti di Kolkata. Pagi kemarin badan saya terasa meriang, akibat kehujanan sehari sebelumnya. Rasanya ingin meneruskan tidur. Saya paksa bangun, tapi berangkat misa naik taksi. Ya sudahlah, sesekali saya

Selengkapnya »
Klakson Series (5): Perban Terakhir

Kegiatan kemarin relatif rutin. Saya bangun pukul 04.00, membaca sosmed, bersih-bersih dan berangkat untuk misa harian di Mother Teresa House. Jarak antara hostel ke sana sekitar 1,6 km. Kalau naik taksi tembakan Rs 50-60. Naik transportasi online Ub

Selengkapnya »
Klakson Series (4) Kisah Sepatu Ibu Teresa

Saya tiba di Kalighat kemarin dalam kondisi setengah basah akibat diguyur hujan deras. Ketika saya mengibaskan badan di pintu masuk, seorang Suster berkata, "hi, Indonesia guy. You was help me yesterday, right? Today I asign you to take patients to h

Selengkapnya »
Klakson Series (3): Saya Mirip Shah Rukh Khan ?

Seluruh pengalaman "heroik" saya kemarin seolah sirna. Tadi malam setibanya di hostel saya menginap dari acara temu seluruh relawan, dengan menenteng makan malam yang saya beli, penjaga lift sempat bertanya, "Zomato?". Saya jawab saja "Nehi nehi". Zo

Selengkapnya »

Pengumuman

Pengumuman Petugas Liturgi 7-8 Desember

Saran Lagu Untuk Misa : Minggu, 08 Desember 2019 : Hari Minggu Adven II (Th. A/II) PS: 443.440,445 (bait 1 & 2), 446,809,953 Minggu, 15 Desember 2019 : Hari Minggu Advent III (Th. A/II) PS : 445,444,720,721,802,951

Selengkapnya »


Pengumuman Minggu 01 Desember 2019

JADWAL PELAYANAN KESEHATAN KLINIK PSE Minggu, 01 Desember 2019 : dr. Noniek, drg. Ariani, Bp. Ignatius Yahya Cahyadi, Ibu Yohana Sri Wahyuni Pepe, Ibu Lusi, Ibu Yayuk, Ibu Rita F, Ibu Tanti, Ibu Santi. Minggu, 08 Desember 2019 : dr. Novita, drg. We

Selengkapnya »

Kisah Santo

Santo Damasus, Paus dan Pengaku Iman

Sebelum Yesus kembali kepada BapaNya, Ia bersabda: "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:20) Betullah janji Yesus ini dialami Paus Damasus ketika ia dipilih menjadi Paus pada tanggal 1 Oktober 366, menggantikan Paus Liberius (352-366). Pada masa itu bidaah Arianisme dan bidaah-bidaah lainnya berkembang pesat di mana-mana, dan berhasil mempengaruhi sejumlah besar uskup, imam dan umat Kristen. Terpilihnya Damasus sebagai pemimpin tertinggi Gereja Kristus sungguh tepat dengan situasi dan gejolak zaman saat itu. Damasus terkenal cakap dan suci. Ia anak seorang imam Spanyol di Roma. Kemungkinan besar pada waktu itu Damasus berkarya sebagai diakon di wilayah gereja ayahnya sebelum ia diangkat menjadi Paus. Ia menyuruh Santo Hieronimus, sekretarisnya, untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Latin. Ia dengan gigih membela primat Paus dalam masalah-masalah Gerejawi. Selama pontifikatnya, katakombe-katakombe dibuka kembali dan para peziarah di sana dibesarkan hatinya.

Selengkapnya »