[Renungan 7 Januari 2015] Mengandalkan Yesus


Istimewa - Foto : Istimewa

1 Yoh 4:11-18; Mzm 72; Mrk 6:45-52

Penginjil kembali menggambarkan sikap para murid Yesus yang heran menyaksikan mukjizat-mukjizat yang dilakukan-Nya. Hati mereka masih degil dan pikiran mereka masih tertutup untuk mengerti peristiwa penggandaan roti. Lagi, sekarang mereka bingung menyaksikan Yesus berjalan di atas air.

Perahu para murid sedang diombangambingkan angin sakal. Yesus “datang” untuk menolong mereka. Yesus “melihat” murid-murid itu sedang berada dalam situasi sulit. Ia mengikuti perjalanan mereka dan cepat bertindak untuk menyelamatkan mereka.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka yang memiliki relasi akrab dengan Yesus, tidak pernah lepas dari perhatian-Nya, kendati keragu-raguan iman membuat mereka tidak segera mengenal Yesus. Iman mereka kepada Yesus bertumbuh melalui berbagai peristiwa dan pengalaman yang dilewati bersama Yesus.

Kitab Kejadian menceriterakan Allah yang menciptakan langit dan bumi serta seluruh isinya (Kej 1-2). Air merupakan kekuatan yang menakutkan dan mematikan. Namun seluruh ciptaan, termasuk air, semua taat kepada-Nya. Perjanjian Baru menggambarkan Yesus sebagai pribadi yang memiliki kuasa meredakan gelombang-gelomang laut (Mat 8:26-27) dan berjalan di atas air. Kita diajak selalu percaya kepada Yesus sebagai Anak Allah dan mengandalkan Dia dalam hidup. (RBP/hidupkatolik.com)

Woiii, umat Paroki Servatius. Kalo pada punya berita apa kek, poto apa kek, kegiatan apa kek, mao nyang lingkungan, apa nyang kategorial bisa ditongolin di media, kirim aja ke : parokisantoservatius@gmail.com

 :