Renungan [25 April 2015] Tugas Kita


Hari ini adalah pesta St Markus, pengarang Injil. Yang dibacakan hari ini adalah bagian akhir Injil Markus, yang biasa disebut dengan Akhiran Panjang (Mrk 16:9-20). Menurut banyak ahli, bagian ini tak termasuk bagian asli Injil Markus. Maka, kita bisa melihat bahwa dalam Alkitab, ayat-ayat ini ternyata diletakkan dalam tanda kurung. Sebenarnya sesuatu yang ironis bahwa pada pesta St Markus justru dibacakan bagian Injil yang bukan tulisan Markus. Meskipun tentu saja, Gereja menerima bagian ini sebagai bagian dari Kitab Suci kanonik dan ditulis berdasarkan inspirasi ilahi.

Injil ditulis agar Kabar Sukacita semakin efektif disebarkan kepada seluruh umat manusia melintasi tempat dan waktu. Maka, bisa dimengerti jika bagian penting dari Injil adalah juga bagian perutusan Yesus kepada para murid yang biasa disebut dengan Amanat Agung (bdk. Mat 28:16- 20). Bacaan ini ditutup dengan pernyataan, “Merekapun pergi memberitakan Injil kesegala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya”. Perutusan dijalankan dan Tuhan ikut bekerja.

Justru karena Injil akhirnya ditulis, kita bisa mendengar sendiri perutusan Yesus kepada murid-murid-Nya, termasuk kita. Biarlah sukacita Injil ini terlebih dahulu merasuki diri kita sebagai pewarta Injil, “jangan sampai kelihatan seperti se seorang yang pulang dari upacara pemakaman” (EG 10).(RBP/hidupkatolik.com)

 

Woiii, umat Paroki Servatius. Kalo pada punya berita apa kek, poto apa kek, kegiatan apa kek, mao nyang lingkungan, apa nyang kategorial bisa ditongolin di media, kirim aja ke : parokisantoservatius@gmail.com

 :